Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Mei 2014

Sekedar Curhatan tentang Kuliah

Kuliah merupakan jenjang pendidikan berikutnya setelah lulus SMA/SMK, sekarang para lulusan SMA/SMK sudah banyak yang melanjutkan Kuliah apalagi Pemerintah juga mendukung dengan memberikan berbagai Beasiswa untuk Calon Mahasiswa di PTN tapi kalau PTS para Mahasiswa itu sendiri yang harus mencari Beasiswa itu sendiri saat sudah diterima.

Masa Awal kuliah (Semester 1-4) itu masih anget-angetnya, saking angetnya kebanyakan santai-santai salah satunya saya. tapi walaupun santai saya selalu tetap menjaga nilai IPK diatas 3 dan bagi kalian yang berniat santai sebaiknya punya prinsip seperti saya, jangan sampai terlewat santai. Siapa sih yang mau ngulang semester bawah, semester atas aja saya gak mau ambil apalagi semester bawah.

Oke itulah masa santai kuliah, tapi dampaknya akan terasa di semester 6 saat kita akan Kerja Praktek. walaupun SKS nya kecil (cuma 2 SKS di Kampus saya) tapi cukup di persulit. Mungkin di beberapa kampus ada yang Kerja Prakteknya sudah di arahkan ke Perusahaan mana aja, tapi bagi Kampus seperti kampus saya disana menuntut kita agar mandiri dan terkesan mereka gak mau tau (mereka hanya ingin melihat hasil).

Ya itu dampak yang terasa pada saya saat ini, merasa bingung mungkin terjadi. mungkin saya akan berbagi tips sedikit.

  1. Jika sudah bingung, kembalilah ke kampung halaman untuk mencari tempat kerja praktek. kelebihannya apa kita bisa memilih jenis perusahaan/lembaga apa saja disana, kekurangan jarak untuk konsultasi dengan Dosen Wali
  2. Kirim E-mail sebanyak-banyaknya ke berbagai Perusahaan yang ingin dituju, kelebihannya lebih hemat uang dan waktu, kekurangan mesti nunggu balasan email ada kemungkinan ga dibaca.
  3. Jika yang masih tetap ingin KP yang satu kota dengan Kampus, maka segera cari dan datangin satu persatu. Kelebihannya enak jika akan konsultasi dengan Dosen Wali, kekurangan bisa capek gara-gara keliling.
dari ke-3 tips diatas, itu adalah cara yang sedang saya kerjakan saat ini. Sembari melakukan tips 3 saya juga melakukan tips 2 jika sudah berusaha masih belum berhasil maka tips 1 akan saya coba. Tapi ingat kawan, usaha keraslah dahulu dan pasrahkan pada yang Maha Kuasa yaitu Allah SWT.

Mungkin beberapa teman Blogger ada yang bernasib sama, karena Kampus menyuruh kita untuk "Mandiri" dengan tuntutan yang harus dipenuhi tanpa mereka tau prosesnya seperti apa. Saya sedikit heran terkadang kita disuruh "Jika sudah Lulus Kuliah Diharapkan Mahasiswa Itu membuka Lapangan Pekerjaan" tapi sekarang kita dituntut untuk bekerja, kenapa kita tidak disuruh melakukan observasi saja kemudian melakukan penelitian tentang suatu hal dan kemudian kita menciptakan suatu karya.

Ya seperti itulah curhatan saya, bersambung dahulu mau konsultasi ke dosen masalah Kerja Praktek dan mau menannyakan format penyusunan Jurnal Kerja Prakteknya. Pasti saya Update lagi, jika sudah mendapat Tempat Kerja Praktek. Doakan Ya teman-teman ("Semoga ada yang membaca Blog ini hahaha")

SEMANGAT!! 31 TAHUN LAGI INDONESIA HUT KE 100

Jumat, 12 April 2013

Artikel Pelafalan/Pengucapan Bahasa Jepang

今晩は、 みんな。。
(konbanwa, minna..)

Ya sesuai janji kemarin (kemarin lusa sih..), Saya mau ngasih tau cara pelafalan/pengucapan dalam Bahasa jepang (日本語). Pada intinya, abjad dalam Hiragana dan Katakana terdiri dari dua huruf, yaitu huruf konsonan dan huruf vokal (a,i,u,e,o). Bunyi huruf vokal pada abjad Jepang juga sama seperti huruf vokal Indonesia, jadi pengucapannya sama.

A. HURUF KONSONAN

    Cara mengucapkan huruf konsonan atau huruf mati dalam bahasa Jepang hampir sama seperti bahasa Indonesia. Meskipun demikian, kedua bahasa ini memiliki perbedaan dalam cara bacanya. langsung deh, cekibrot...

1. Huruf yang bunyinya tetap seperti bahasa Indonesia, salah satunya "g". 
- がいひ (gaihi) diucapkan gaihi = kulit
Huruf g di awal bahasa Jepang diucapkan dengan jelas seperti pengucapan bahasa Indonesia.

2. Huruf yang bunyinya berubah adalah:
- だいがく (daigaku) diucapkan daingaku = universitas
Huruf g di tengah kalimat diucapkan ng.

- かばん (kaban) diucapkan kabang = tas
Huruf n yang di akhir kata diucapkan ng.

- にほんご (nihongo) diucapkan nihonggo = Bahasa Jepang
- ぎんこう   (ginkou) diucapkan gingkoo = bank
Huruf n juga diucapkan ng bila penulisannya sebelum huruf "g", "k".

- えんぴつ         (enpitsu) diucapkan empitsu = pinsil
- がんばります (ganbarimasu) diucapkan gambarimas = semoga sukses/semangat
- せんもんか    (senmonka) diucapkan semmonka =  spesialis
Huruf n diucapkan m apabila ん(n) digunakan sebelum huruf "p","b","m".

3. Huruf "r" tidak diucapkan dengan suara jelas seperti dalam bahasa Indonesia, tapi diucapkan dengan lembut.
- ラジオ (rajio) diucapkan rajio = radio

4. Huruf "s" diucapkan "s" seperti dalam bahasa Indonesia, kecuali / (shi) diucapkan "shi".
- せんせい (sensei) diucapkan sensei = guru
- しね (shine) diucapkan shine = kematian

5. Huruf "v" pada kata serapan bahasa asing di ganti dengan huruf "b".
- ビデオ (bideo) diucapkan bideo = video

6. Untuk konsonan rangkap ditandai dengan tsu kecil ().
- きっと (kitto) diucapkan kitto = pasti/tentu saja

7. Dalam bahasa jepang tidak mengenal huruf "l" dan "x".


B. HURUF VOKAL

    Ada beberapa aturan untuk pengucapan huruf vokal dalam bahasa Jepang, sebagai berikut:
1. Huruf "u" dan "i" terkadang tidak di bunyikan dengan jelas, terutama jika diapit "c, f, k, p, s, t".
- たべます (tabemasu) diucapkan tabemas = makan
- でした (deshita) diucapkan deshta = "kata ini seperti kata was dlm bahasa Inggris"

2. Huruf vokal panjang biasanya ada tambahan huruf "a, i, u, e, o" dalam huruf tersebut.
- ろうそく (rousoku) diucapkan roosoku = lilin
huruf u akan diucapkan/dibaca o seperti kata diatas.

Nah seperti itulah pelafalan/pengucapan kata dalam bahasa Jepang mudahkan.. hehe...
Jika udah ngerti sampai langkah ini pasti langkah selanjutnya pun pasti bisa baca tuh tulisan jepang. oh iya sebenernya ini gak sesuai janji kemarin sih, seharusnya Saya tulis tentang kalimat / penulisan tanggal dan waktu dalam bahasa Jepang tapi setelah di pikir-pikir kalian harus ngerti dulu nih di langkah ini, supaya kesananya ngerti.

Okelah kalau begitu pertemuan untuk sekarang cukup sampai di sini dulu (hehe..), disambung lagi nanti ya kawan-kawan.  ありがとう。 じゃ、 また ね。 おやすみなさい。。。

Rabu, 10 April 2013

Artikel Huruf-huruf Jepang

Keseringan nonton Anime Jepang akhir-akhir ini Saya suka belajar huruf Jepang, malahan saya sudah membeli buku 12 Langkah Praktis Mahir Bahasa Jepang (Heny Fitria P.S.) dan Ngobrol Praktis Bahasa Jepang Sehari-hari (Cristine Mandasari, S.S.). Butuh waktu kurang lebih 2 hari untuk bisa nulis Huruf Jepang dan 3 hari untuk bisa inget sama bisa baca tuh Huruf Jepang, kalau sekarang sih saya lagi berusaha belajar memahani tata bahasa atau Grammar-nya yang ribet.

Dalam post kali ini saya ingin memberi tahukan kepada temen-temen tentang beberapa huruf-huruf Jepang, yang terdiri dari huruf Hiragana, Katakana, dan Kanji. Untuk huruf Kanji saya tidak akan bahas sekarang karena huruf ini lumayan rumit penulisannya, mungkin akan saya bahan di lain kesempatan. Mungkin langsung aja deh ya.. cekibrot...

1. HIRAGANA (ひらがな)


HIRAGANA (ひらがな) salah satu huruf yang paling sering dipakai dalam bahasa tulis Jepang, bentuknya yang sederhana sehingga cukup mudah untuk dipelajari. Saya menghabiskan waktu full seharian untuk mengingat cara penulisan huruf ini, dan konon huruf Hiragana ini dipercaya sebagai huruf yang paling banyak digunakan kaum wanita karena bentuk hurufnya melambangkan keluwesan seperti sifat wanita.

2. KATAKANA (カタカナ)





KATAKANA (カタカナ) huruf Jepang yang juga tak kalah sering digunakan. Hanya saja, huruf ini tidak terlalu sering diganakan seperti Hiragana. Biasanya huruf ini dipakai untuk penulisan bahasa serapan dari bahasa asing (daigaro), nama negara asing, nama kota asing, dan nama orang asing. Seperti nama saya kan Helmi dalam penulisan Jepang jadi ヘルミ (herumi) kerenkan?? haha...
Oh iya, Katakana juga huruf yang paling sering digunakan oleh kaum Pria pada zaman dahulu karena huruf ini terlihat kaku dan kokoh yang sesuai dengan karakter Pria Jepang. Jadi iri nih Katakana aja sepasang sama Hiragana, lah Saya masih muter-muter nyari pasangan.. (nasib...nasib).

Berhubung udah malem dan saya besok kuliah jam 07.00 WIB, pengetahuan tentang huruf Jepang sampai sini dulu lain waktu pasti di lanjutin kembali. Rencananya sih nanti Saya akan bahas beberapa kalimat atau penulisan tanggal dan cara pengucapannya, ya akhir kata...
ありがとう。 じゃ、 また ね。 おやすみなさい。。。
(arigatou. ja, mata ne. oyasuminasai...)